Tampilkan postingan dengan label Rohani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rohani. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Februari 2014

[Introspeksi Diri Kita Gan] Khutbah Iblis Yang Sangat Menyentuh

,
Iblis berkhutbah…??, benar… ia
berkhutbah… bahkan khutbah yang
paling menyentuh hati… tidak ada khutbah yang menyentuh hati sebagaimana khutbah Iblis ini.
 

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

  
ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻮْﻡُ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ، ﻗَﺎﻡَ ﺇِﺑْﻠِﻴْﺲُ ﺧَﻄِﻴْﺒًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻣِﻨْﺒَﺮٍ ﻣِﻦْ ﻧَﺎﺭٍ ،
ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻭَﻋَﺪَﻛُﻢْ ﻭَﻋْﺪَ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﻭَﻭَﻋَﺪْﺗُﻜُﻢْ ﻓَﺄَﺧْﻠَﻔْﺘُﻜُﻢْ
 
"Tatkala hari kiamat Iblis berdiri di atas sebuah mimbar dari api lalu berkhutbah seraya berkata, "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan
akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya…" (Tafsiir At-Thobari 16/563)
 
Al-Haafizh Ibnu Katsiir rahimahullah berkata :
 
ﻳُﺨْﺒِﺮُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻋَﻤَّﺎ ﺧَﻄَﺐَ ﺑِﻪِ ﺇِﺑْﻠِﻴْﺲُ ﺃَﺗْﺒَﺎﻋَﻪُ، ﺑَﻌْﺪَﻣَﺎ ﻗَﻀَﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﺑَﻴْﻦَ
ﻋِﺒَﺎﺩَﻩُ، ﻓَﺄﺩﺧﻞ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﺍﻟﺠﻨﺎﺕ، ﻭﺃﺳﻜﻦ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻳﻦ ﺍﻟﺪﺭﻛﺎﺕ،
ﻓﻘﺎﻡ ﻓﻴﻬﻢ ﺇﺑﻠﻴﺲ -ﻟﻌﻨﻪ ﺍﻟﻠﻪ - ﺣﻴﻨﺌﺬ ﺧﻄﻴﺒﺎ ﻟﻴﺰﻳﺪﻫﻢ ﺣﺰﻧﺎ ﺇﻟﻰ
ﺣﺰﻧﻬﻢ )4 ( ﻭﻏَﺒﻨﺎ ﺇﻟﻰ ﻏﺒْﻨﻬﻢ، ﻭﺣﺴﺮﺓ ﺇﻟﻰ ﺣﺴﺮﺗﻬﻢ
 
"Allah mengabarkan tentang khutbah yang disampaikan oleh Iblis kepada para pengikutnya, yaitu setelah Allah
memutuskan/menghisab para hambaNya, lalu Allah memasukan kaum mukminin ke surga, dan Allah menempatkan orang-orang kafir ke dalam neraka jahannam. Maka Iblispun tatkala itu berdiri dan berkhutbah kepada para pengikutnya agar semakin
menambah kesedihan di atas kesedihan mereka, kerugian di atas kerugian, serta penyesalan di atas penyesalan…." (Tafsiir Al-Qur'an Al-'Adziim 4/489)
 
Khutbah tersebut disampaikan oleh Iblis kepada para pengikutnya pada saat yang sangat menegangkan… tatkala mereka pertama kali dimasukkan ke dalam neraka jahannam…tatkala mereka telah melihat api yang
menyala-nyala yang siap membakar mereka…!!! Khutbah tersebut…
Benar-benar masuk ke dalam hati para pengikut Iblis…, Khutbah yang mengalirkan air mata mereka…
khutbah yang benar-benar telah menyadarkan mereka akan kesalahan-kesalahan mereka…
 
Khutbah yang menyadarkan mereka bahwasanya selama ini mereka hanya terpedaya oleh sang pemimpin…sang
khotiib…Iblis la’natullah 'alaihi
Allah menyebutkan khutbah Iblis yang sangat menyentuh tersebut:
 
ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥُ ﻟَﻤَّﺎ ﻗُﻀِﻲَ ﺍﻷﻣْﺮُ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻋَﺪَﻛُﻢْ ﻭَﻋْﺪَ ﺍﻟْﺤَﻖِّ
ﻭَﻭَﻋَﺪْﺗُﻜُﻢْ ﻓَﺄَﺧْﻠَﻔْﺘُﻜُﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻟِﻲ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻣِﻦْ ﺳُﻠْﻄَﺎﻥٍ ﺇِﻻ ﺃَﻥْ
ﺩَﻋَﻮْﺗُﻜُﻢْ ﻓَﺎﺳْﺘَﺠَﺒْﺘُﻢْ ﻟِﻲ ﻓَﻼ ﺗَﻠُﻮﻣُﻮﻧِﻲ ﻭَﻟُﻮﻣُﻮﺍ ﺃَﻧْﻔُﺴَﻜُﻢْ ﻣَﺎ ﺃَﻧَﺎ
ﺑِﻤُﺼْﺮِﺧِﻜُﻢْ ﻭَﻣَﺎ ﺃَﻧْﺘُﻢْ ﺑِﻤُﺼْﺮِﺧِﻲَّ ﺇِﻧِّﻲ ﻛَﻔَﺮْﺕُ ﺑِﻤَﺎ ﺃَﺷْﺮَﻛْﺘُﻤُﻮﻧِﻲ ﻣِﻦْ
ﻗَﺒْﻞُ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦَ ﻟَﻬُﻢْ ﻋَﺬَﺍﺏٌ ﺃَﻟِﻴﻢٌ ) ٢٢ (ﻭَﺃُﺩْﺧِﻞَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ
ﻭَﻋَﻤِﻠُﻮﺍ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺎﺕِ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﺗَﺠْﺮِﻱ ﻣِﻦْ ﺗَﺤْﺘِﻬَﺎ ﺍﻷﻧْﻬَﺎﺭُ ﺧَﺎﻟِﺪِﻳﻦَ ﻓِﻴﻬَﺎ
ﺑِﺈِﺫْﻥِ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ) ٢٣ )
 
"Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan
kepada kalian janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepada kalian tetapi aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadap kalian, melainkan (sekedar) aku menyeru kalian lalu kalian mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kalian mencerca aku akan tetapi cercalah diri kalian sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolong kalian dan kalian pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya
aku tidak membenarkan perbuatan kalian yang mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu".
Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih".
Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka" (QS Ibrahim : 22-23)
 
Demikianlah khutbah Iblis tersebut….setelah ia menggoda manusia…setelah menipu mereka…setelah menjerumuskan mereka dalam neraka…setelah tercapai cita citanya…lalu… Iapun berlepas diri dari para pengikutnya. Ia sama sekali tidak mau bertanggung jawab atas godaan-
godaannya…
 
Bahkan ia sama sekali tidak mau disalahkan dan dicela…akan tetapi ia menyuruh mereka (para pengikutnya) untuk mencela diri mereka sendiri…
Bahkan ia mengaku sejak dulu kufur/ingkar terhadap kesyirikan yang dilakukan oleh pengikutnya… Yang lebih menjadikan para pengikutnya tersentuh, Iblis menutup khutbahnya dengan menyatakan bahwa:
 
"Sesungguhnya orang-orang zalim mendapatkan siksaan yang pedih"…lalu Iblis menyebutkan tentang kenikmatan penduduk surga, yaitu orang-orang yang
tidak mau menjadi pengikut Iblis…!!!
Sungguh kehinaan dan kesedihan yang tidak bisa terbayangkan dalam hati para penghuni neraka tatkala mendengar khutbah dari sang pemimpin…
 



 Semoga Allah menjaga kita dari rayuan Iblis…jangan sampai kita termasuk dari orang-orang yang tersentuh karena kutbah Iblis ini….orang-orang yang tatkala di dunia tidak tersentuh oleh nasehat-nasehat, tidak tergerak hati mereka tatkala mendengar pengajian-
pengajian dan khutbah-khutbah…hati mereka hanyalah tergerak dan tersentuh tatkala mendengar khutbah Iblis….wal'iyaadzu billah.



Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/52b1ae3dfbca17e92f8b45dd/khutbah-iblis-yang-sangat-menyentuh/



sumber | malesboy.blogspot.com |
Read more →

Jumat, 31 Januari 2014

Subhanallah.....Inilah Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Pria Memakai Emas

,


Tentu kalian pernah mendengar kalo umat islam melarang kaum pria memakai emas. Mungkin diantara kalian bertanya-tanya kenapa islam melarang. Padahal kan bukan barang haram. Kalo haram tentu wanita juga dilarang memakai emas. Ternyata bukan karena takut kaum wanita tersaingi tapi karena ada alasan lain yang baru bisa dibuktikan pada abad ke 20.

Berikut hadisnya:
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah melarang kaum laki-laki memakai cincin emas. Al-Bukhari dan Muslim masing-masing dari Al-Bara' bin Azib Radhiyallahu 'anhu, bahwa ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seorang laki-laki memakai cincin emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. Hadits ini diriwayatkan oleh imam Al Bukhori dan imam Muslim.

Ternyata di abad ke 20, para ahli fisika telah menyelidiki hal ini dan kemudian menyimpulkan bahwa atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit dan masuk ke dalam darah manusia. Dan jika kita (pria) mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam kadar yang melebihi batas (dikenal dengan sebutan migrasi emas). Dan apabila ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana orang tersebut kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil.
Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa.

Dan mengapa Islam membolehkan wanita untuk mengenakan emas ?
"Wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi."
Itulah sebabnya islam mengharamkan pria memakai emas dan membolehkan wanita memakai perhiasan emas.

Itulah alasan agama islam melarang pria memakai emas. Ternyata hal ini telah diketahui Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam 1400 tahun yang lalu. Padahal beliau tidak pernah belajar ilmu fisika dan tidak paham tentang fisika. Allahu akbar.


Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/52392eab0d8b46d45400000a/alasan-agama-islam-melarang-pria-memakai-emas/



sumber | malesboy.blogspot.com |
Read more →

Rabu, 29 Januari 2014

Milikilah Malu, Jangan Malu-maluin

,


Manusia adalah ciptaan Tuhan paling mulia dan sempurna. Karena selain bentuk tubuh yang bagus, ia pun dianugerahi Allah Ta'ala dengan kemampuan berpikir melalui akal. Dengan akalnya itulah, manusia dapat mempertahankan predikat kemuliaan dan kesucian fitrahnya. Tanpa memanfaatkan akal yang sehat, manusia akan jatuh ke jurang kehinaan.




Salah satu ciri utama fitrah manusia adalah adanya rasa malu. Bila rasa malu hilang, maka manusia cenderung memperturutkan hawa nafsunya dan mengabaikan petunjuk akal dan nuraninya.

Makna malu dalam bahasa yang sederhana adalah sifat atau perasaan yang menimbulkan keengganan untuk melakukan sesuatu yang rendah atau tidak baik. Dalam kitab 'Adabun Nabi', disebutkan bahwa kata 'al-hayaa' (yang artinya malu) memiliki hubungan yang erat dengan kata 'al-hayaat' yang berarti kehidupan, karena kata tersebut mengandung makna, perasaan sedih dan perubahan jiwa yang dapat menyedot segala kekuatan lahir dan bathin, mencoreng kehormatan diri, dan mengurangi harkat nilai kehidupan manusia.


Quote:Sifat malu ini harus ada dalam diri seorang muslim. Sebab rasa malu tak lain merupakan refleksi keimanan, ia bagai perisai yang dapat mencegah seorang dari berbuat kemungkaran dan kemaksiatan. Karena itu, mulia atau hinanya seseorang dapat diukur dari rasa malu yang dimilikinya. Malu tak dapat dipisahkan dari keimanan, keduanya selalu hadir bersama-sama. Maka semakin kuat iman seseorang, semakin tebal pula rasa malunya, begitu pula sebaliknya.

Rasululllah saw bersabda, “Rasa malu adalah salah satu dari cabang iman". (Muttafaq 'alaih)
Dalam hadis yang lain Rasulullah saw bersabda: "Jika engkau tidak punya rasa malu lagi, maka berbuatlah sesukamu". (HR Bukhari)


Quote:Rasulullah saw pada hadis tadi mengingatkan bahwa apabila seseorang tidak lagi mempunyai rasa malu maka ia akan kehilangan kontrol atas segala tingkah lakunya. Dia menjadi lepas kendali dan merasa bebas melakukan apa saja tanpa harus mempertimbangkan halal atau haram, baik atau buruk perbuatannya. Segala macam cara ia halalkan demi mencapai tujuan dan memuaskan hawa nafsunya belaka.

Dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat, kita dapat merasakan kebenaran sabda Rasululullah saw di atas. Betapa kita telah terbiasa melihat seorang yang mengaku muslim melanggar nilai dan ajaran agama tanpa merasa risih sedikitpun. Bahkan sesuatu yang rasanya mustahil terjadi menurut ukuran minimal iman sekalipun sudah banyak kita saksikan dalam kehidupan masyarakat.


Benar, bila budaya malu tidak lagi tegak dalam suatu masyarakat maka itu adalah awal kehancuran dan kebinasaannya. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw menggambarkan betapa rasa malu harus dibudayakan demi keselamatan sebuah bangsa.

"Jika Allah ingin menghancurkan suatu kaum, maka dicabutlah dari mereka rasa malu. Bila rasa malu telah hilang maka yang timbul adalah sikap keras hati. Bila sikap keras hati itu membudaya, maka Allah akan mencabut dari mereka sikap amanah dan tanggung jawab. Bila sikap amanah telah lenyap maka yang muncul adalah para pengkhianat. Bila para pengkhianat sudah merajalela maka Allah akan mengangkat rahmat-Nya dari mereka. Bila rahmat Allah telah sirna maka akan tampillah manusia-manusia terkutuk. Bila manusia-manusia laknat itu telah berkuasa maka akan tercabutlah dari kehidupan mereka tali-tali Islam". (HR Ibnu Majah).


Quote:Sifat malu ini dapat dibagi ke dalam tiga bagian hal yang saling berkaitan. Pertama; Malu kepada Allah swt; kedua, malu kepada diri sendiri; dan yang ketiga, malu kepada orang lain.

Seorang mukmin sejati akan malu kepada Allah swt apabila ia tidak mengerjakan perintahNya serta tidak menjauhi laranganNya. Orang yang betul-betul malu kepada Allah pasti akan malu kepada dirinya sendiri. Ia malu melakukan maksiat sekalipun berada di tempat dimana tak seorang pun yang melihat dan mendengarnya. Setelah malu pada dirinya sendiri ia pun akan malu melakukan sesuatu yang dapat merugikan orang lain. Nah, jika rasa malu seperti ini tidak dimiliki maka pasti perilakunya akan memalukan alias ‘malu-maluin’.
Semoga kita masih memiliki rasa malu itu.



http://www.kaskus.co.id/thread/52e9c7e70e8b46416600007f/milikilah-malu-jangan-malu-maluin/ | malesboy.blogspot.com |
Read more →

Selasa, 28 Januari 2014

yg merasa banyak dosa masuk (muslim)

,



Agan Merasa Punya Banyak Dosa ?
Tenang kok gan semua Dosa itu bisa diamaafin asalkan bertaubat
dan menjalankan syariatNya dan menjauhi laranganNya.

contoh syariatnya yakni Sholat

Keutamaan Sholat

Quote:Shalat 5 waktu akan menghapuskan semua dosa dan kesalahan.


Dari Utsman bin Affan radhiallahu anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tidaklah seorang muslim didatangi shalat fardlu, lalu dia membaguskan wudlunya dan khusyu’nya dan shalatnya, melainkan itu menjadi penebus dosa-dosanya terdahulu, selama dia tidak melakukan dosa besar. Dan itu (berlaku) pada sepanjang zaman.” (HR. Muslim no. 335)

Menjaga shalat subuh dan ashar merupakan sebab terbesar masuk surga dan selamat dari neraka.

Dari Imarah bin Ru’aibah radhiallahu anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَنْ يَلِجَ النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا
“Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.(HR. Muslim no. 1003)

Dari Jundab bin Abdullah radhiallahu anhu dia berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah, oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu dari kalian sebagai imbalan jaminan-Nya, sehingga Allah menangkapnya dan menyungkurkannya ke dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 1050)

Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635).


Jangan lupa baca ini setelah sholat

Quote:


Subhanallah 33x, Alhamdulillah 33x, Allahu Akbar 33x
digenapkan“keseratusnya dengan membaca

''Laailaaha illallah wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in Qodir"

“Siapa yang mengucapkannya selesai shalat, Aku (Allah) ampuni kesalahan-kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan”.
(HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)


  • Membaca Ayat Kursi
    .“Siapa yang membacanya sehabis shalat tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian”,
    HR.Nasa’i dalam Amalul Yaumi Walailah, no: 100, Ibnu Sunny, no. 121, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Jami’: 5/339, dan Silsilah Hadits Shahih: 2/697, no. 972


sumber | http://www.kaskus.co.id/thread/52e79120c2cb178f758b4581/yg-merasa-banyak-dosa-masuk-muslim/ |
Read more →

Senin, 27 Januari 2014

Empat benda yang tersisa dari tubuh Nabi Muhammad SAW

,
Muhammad SAW, nabi terakhir dalam Islam menjadi panutan bagi umat muslim sejagat sebab akhlaknya yang mulia. Muhammad juga menjadi tokoh paling penting dalam sejarah manusia namun tak satu pun mengetahui wajahnya. Ini lantaran dia terlindungi dari pengkultusan dan persekutuan pada Tuhan jika pengikutnya mengenal rupa Muhammad.

Meski semua orang di muka bumi tak tahu wajah Rasulullah tapi peninggalan anggota tubuhnya masih ada hingga kini. Muhammad lahir pada abad 570 Masehi, wafat 8 Juni 632 Masehi. Hingga kini beberapa bagian pada tubuhnya tersimpan rapi di Museum Topkapi di Ibu Kota Istanbul, Turki.


Quote:
Apa saja yang masih tersisa dari tubuh Muhammad? Dilansir dari majalah TIME, berikut ulasannya :.

1. Janggut Nabi Muhammad

Spoiler for Janggut Nabi Muhammad :



Janggut ini disebut-sebut dicukur langsung dari dagu nabi oleh tukang cukur pribadinya bernama Salman. Dia juga menjadi tukang cukur langganan sahabat Muhammad lainnya seperti Abu Bakar as-Sidik dan Ali bin Abi Thalib.

Janggut ini punya nama yakni Sakali Serif. Benda itu kini disimpan dalam sebuah kotak kaca di Museum Topkapi, Turki.

2. Cetakan telapak kaki Nabi Muhammad

Spoiler for Cetakan Telapak kaki Nabi Muhammad :




Kemana saja Rasulullah melangkah jejak kakinya tertinggal beberapa senti di atas tanah, pasir, mau pun rerumputan.

Beberapa jejak diklaim punya nabi berada di pelbagai tempat di Timur Tengah. Mulai dari masjid, hingga museum. Namun paling teruji keasliannya yakni berada di museum Topkapi, Turki.

3. Gigi Nabi Muhammad

Spoiler for Gigi Nabi Muhammad :



Dalam sejarah Islam Rasulullah kehilangan empat giginya saat perang Uhud. Di perang ini pasukan nabi menelan kekalahan walau jumlahnya lebih besar dari pihak lawan namun lantaran banyak strategi Muhammad tidak didengarkan bala tentaranya, akhirnya mereka banyak yang tertawan.

Dari empat gigi yang hilang hanya dua berhasil di temukan di bukit Uhud, Madinah, Arab Saudi. Salah satunya ada di museum Topkapi, Turki.

4. Helai rambut Nabi Muhammad

Spoiler for Helai rambut Nabi Muhammad:



Dikatakan dalam kesaksian para sahabat, rambut Rasulullah panjang sebahu dan tebal serta sering jatuh alias rontok. Rambut rontok ini sering dipunguti para sahabatnya dan disimpan.

Beberapa helai rambut perlahan memutih milik Muhammad ada di sebuah kotak kaca di museum Topkapi, Turki. Banyak orang mengatakan helai rambut Rasulullah termasuk tebal dan halus.
 
semoga bermanfaat, serta mempertebal iman seluruh umat , amin.


Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/51dced30542acf2657000008/empat-benda-yang-tersisa-dari-tubuh-nabi-muhammad-saw/
Read more →

Tren Jaman Sekarang: Islam Madzhab 'GOOGLE'

,
nda mau menjelek-jelekkan “kelemahan” Kristen? Ada banyak di internet. Tapi jangan lupa, bukti-bukti tentang “keburukan” Islam juga bejibun. Kalau anda benci Syiah misalnya, Anda bisa memperolah ratusan ribu bahkan jutaan halaman yang menyediakan informasi instan bahkan manipulatif dengan mengetik “Kesesatan Syiah”. jutaan jumlahnya. atau ingin mencaci maki Sunni atau NU? anda bisa dengan mudah memperolehnya juga dengan mengetik kata “Kesesatan Sunni”, "bid'ah NU", etc...

Semua itu dapat Anda peroleh dengan mudah, terutama jika Anda tidak kritis dengan yang anda baca dan mulai berfantasi bahwa semua yang anda baca adalah kebenaran yang mutlak (apalagi jika sesuai pendapat awal anda). Lalu dengan sangat ceroboh mengetukkan palu vonis sesat-kafir-halal darahnya pada mereka yang berbeda dengan Anda.

Inilah Islam madzhab “Google”


ISLAM MADZHAB 'GOOGLE'

Siapa yang tidak kenal dengan “Google”? Sebuah mesin pencarian data di internet yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Bin, yang hari ini telah berkembang sedemikian besarnya mempengaruhi kehidupan manusia. Hanya dengan mengetikkan sebuah kata kunci tertentu, seseorang dengan sangat mudah akan mendapatkan informasi yang ia inginkan. Dari informasi bisnis, politik, infortainment, kajian ilmiah, hingga agama.

Kemudahan mendapatkan informasi instan melalui internet ini tentu saja memiliki sisi positif yang sangat berguna bagi umat manusia. Tanpa perlu banyak bersusah-payah dan membuang banyak waktu seperti dengan membaca literatur buku di perpustakaan misalnya, seseorang bisa mendapatkan informasi yang ia inginkan dengan lebih cepat. Tapi tentu saja, kemudahan ini bukannya tanpa efek buruk. Apalagi jika informasi yang dimaksud berupa informasi yang bertema cukup sensitif seperti agama.

Agama, sebagai sebuah ideologi yang diyakini oleh seseorang sebagai sebuah kebenaran merupakan sesuatu yang sangat prinsipil, dan karenanya amat sensitif bagi sebagian orang. Seseorang yang hanya mengandalkan “Mbah Google” untuk mengetahui ‘kebenaran’ sebuah keyakinan, meski pun bisa-bisa saja, sangat mungkin ia akan terjebak dalam apa yang bisa kita sebut ‘the dark side of internet’.

Sisi Gelap Internet

Sebagai sebuah media bebas, di mana setiap orang -dengan motif-motif dan kepentingan-kepentingan tertentu yang ditujunya- bisa mengemukakan pendapatnya mengenai suatu masalah tertentu. Baik ia memang kompeten dalam bidang tersebut mau pun tidak. Baik ia memang berniat memberikan informasi yang benar, mau pun sebaliknya, hendak mendistorsi fakta tertentu demi kepentingan tertentu.

Agama, sebagai sebuah ‘sacred item’ yang banyak diagungkan oleh seseorang, dan bahkan mereka sampai berani mati untuk membelanya dalam hal ini merupakan sebuah objek yang sangat berpotensi disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung-jawab. Kita bisa mengecek dengan mudah, betapa banyak informasi-informasi tentang agama beserta aliran-alirannya di internet yang sebagian besar didominasi oleh jenis-jenis informasi sampah yang isinya hanya hasutan, provokasi, menebar kebencian, arogansi, dan semangat jihad yang salah arah. Di sinilah, bahaya besar yang mengancam semangat persatuan umat mengintai kita. Nyawa bisa melayang karenanya. Anak-anak bisa diyatimkan, dan istri-istri bisa dijandakan olehnya.

Di luar negeri seperti Suriah, Irak, Pakistan, juga di negeri-negeri Barat seperti Amerika dan Perancis, kita mendengar berita-berita yang mempertegas hal ini. Betapa isu-isu sektarian sangat efektif digunakan oleh pihak-pihak yang berniat buruk untuk mengadu domba umat beragama. Begitu juga di tanah air tercinta, kasus Ahmadiyah, Gereja Yasmin, dan yang paling baru, pembakaran rumah, pesantren, dan masjid 300 warga Syi’ah Sampang.

Selain memang karena pemerintah yang lalai dan munculnya tokoh-tokoh berjiwa setan namun memakai jubah ulama yang memperkeruh suasana, hal yang juga tak kalah penting untuk diperhatikan adalah peran penyebaran informasi-informasi negatif, provokatif, dan penebar kebencian di internet yang begitu mudah kita dapatkan dengan mengetik kata kunci tertentu di ‘Mbah Google’..

Tentu saja, mengvonis ‘Mbah Google’ itu buruk adalah kenaifan, tetapi jika seseorang yang berusaha mencari kebenaran hanya dengan bermodal mengetik “kata kunci” yang bersesuaian dengan opini awalnya, itu artinya ia sedang menciptakan dirinya sebagai individu yang kehilangan semangat berfikir dan semangat kritis karena menginginkan segala sesuatu dengan instan. Padahal sangat bolah jadi, informasi atau analisis yang ia telan ini tak lebih dari gundukan sampah pemikiran yang diramu dari fanatisme buta, kepicikan paradigma, dan kebencian tak terkendali pihak-pihak tertentu yang mengorkestrakannya dari menara gading di negeri antah barantah sana.

Anda mau menjelek-jelekkan “kelemahan” Kristen? Ada banyak di internet. Tapi jangan lupa, bukti-bukti tentang “keburukan” Islam juga bejibun. Kalau anda benci Syiah misalnya, Anda bisa memperolah ratusan ribu bahkan jutaan halaman yang menyediakan informasi instan bahkan manipulatif dengan mengetik “Kesesatan Syiah”. jutaan jumlahnya. atau ingin mencaci maki Sunni atau NU? anda bisa dengan mudah memperolehnya juga dengan mengetik kata “Kesesatan Sunni”, "bid'ah NU", etc...

Semua itu dapat Anda peroleh dengan mudah, terutama jika Anda tidak kritis dengan yang anda baca dan mulai berasumsi bahwa semua yang anda baca adalah kebenaran yang mutlak (apalagi jika sesuai pendapat awal anda). Lalu dengan sangat ceroboh mengetukkan palu vonis sesat-kafir-halal darahnya pada mereka yang berbeda dengan Anda.

Inilah Islam madzhab “Google”

gimana, gan? tertarik gak?
yang mau ikutan jd pengikut madzhab Google,



Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/52b11e6817cb17a9628b4644/tren-jaman-sekarang-islam-madzhab-google/
Read more →

Kamis, 09 Januari 2014

“Ini Tidak Mungkin! Muhammad pasti Menggunakan Mikroskop”

,
DR. Keith L. Moore  MSc, PhD, FIAC, FSRM adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.



Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku ini juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.




Pada suatu waktu, ada sekelompok mahasiswa yang menunujukkan referensi al-Qur’an tentang ‘Penciptaan Manusia’ kepada Profesor Keith L Moore, lalu sang Profesor melihatnya dan berkata :“Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!”

Para Mahasiswa tersebut lalu berkata, “Prof, bukankah saat itu Mikroskop juga belum ada?”

“Iya, iya saya tau. Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini,” jawab sang profesor.

“Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik” [QS. Al Mu'minuun: 13-14]

Jika di cermati lebih dalam, sebenarnya ‘alaqoh’ dalam pengertian Etimologis yang biasa di terjemahkan dengan ‘segumpal darah’ juga bermakna ‘penghisap darah’, yaitu lintah.






Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika Embrio berada pada tahap itu, yaitu 7-24 hari, selain seumpama lintah yang melekat dan menggelantung di kulit.

Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding Uterus, karena memang demikianlah yang sesungguhnya terjadi, Embrio itu makan melalui aliran darah. Itu persis seperti lintah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.

Ajaibnya, Embrio Janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin yang menyerupai lintah lalu menulisnya dalam sebuah buku.

Padahal pada masa itu belum di temukan mikroskop dan lensa.

Ayat tersebutlah yang membuat sang profesor akhirnya memeluk agama Islam dan merevisi beberapa kajian ilmiahnya karena Al-Quran ternyata telah menjawab beberapa bagian yang selama ini membuat sang profesor gusar.

Ia merasa materi yang ditelitinya selama ini terasa belum lengkap atau ada tahapan dari perkembangan Embrio yang kurang




(*/Islampos)
Read more →